Rabu, 23 Juni 2010
TIPS MENGECILKAN PERUT
Memiliki perut keren, dan kencang merupakan dambaan bagi hampir setiap orang, namun untuk menjadikan perut memiliki bentuk yang ideal di perlukan sedikit usaha, tidak cukup hanya dengan sit-up ratusan kali sehari. Selain sit-up olahraga seperti jogging, renang, Aerobik, Jalan Santai juga bisa membantu mengecilkan perut Anda. Tapi, latihan sekeras mungkin juga nggak bakalan bikin perut kamu oke kalau nggak diimbangi sama diet untuk mengurangi timbunan lemak di daerah perut. Oke silahkan ikuti tips berikut ini untuk mendapatkan perut seperti yang Anda idamkan.
Pertama pastinya, sit-up, cara pengecilan perut yang paling populer. Tapi sit-up ini lebih oke lagi kalau divariasikan dengan gerakan menyilang. Nggak hanya sekedar lurus ke atas dan ke bawah. Ketika bangun, siku kanan diarahkan ke kaki kiri, begitu juga sebaliknya secara bergantian.
Sebelum banyak berlatih ada beberapa hal yang perlu kamu ingat untuk menghindari “kecelakaan”.
1. Ketika sit-up jangan pernah menarik atau menekan bagian leper dan kepala.
2. Usahakan kakimu jangan bergerak. Biarkan perut yang bekerja.
3. Tekan ke dalam bagian perut selama latihan.
contoh latihan ringan untuk perut.
1. Sit-up dasar: Berbaring lah dengan lutut terlipat dan kaki rata menyentuh lantai. Letakan tangan di belakang kepala. Dengan menggunakan otot perut, angkat bahumu. Kembali ke posisi semula dan ulangi 10-12 kali.
2. Berlatih dengan handuk. Berdiri tegak pegang sebuah handuk kecil di atas kepala. Kencangkan perut dan bentuk gerakan melingkar besar dengan handukmu, ulangi 8-10 kali dan putar ke arah sebaliknya.
3. latihan dengan bola, Duduk diatas bola dan, gerakan kaki sehingga bola menggelinding perlahan ke punggung. Jika badanmu sudah paralel dengan lantai letakkan tangan ke belakang kepala. Kemudian dengan menggunakan otot perut angkat bahu kanan menjuju arah pinggul kiri. Kembali ke posisi paralel dan ulangi sisi sebaliknya.
MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN KEIMANAN
- Mengisi waktu sebanyak mungkin dengan mengingat Allah.
- Bangun di malam hari, lalu berwudhu dan shalatlah sendirian.
- Bukalah Al-Qur’an di tengah malam. Baca secara perlahan. Begitu juga terjemahannya. Resapi maknanya. Al-Qur’an disampaikan Allah, khusus untuk kita.
- Bangunkan juga keluarga dan sahabat yang lain dengan lemah lembut untuk melakukan hal yang sama.
- Shalat Subuh berjama’ah. Shalat Subuh di masjid adalah wajib bagi laki-laki. Namun, biasanya selalu saja ada alasan untuk menghindarinya. Sedangkan bagi perempuan, shalat berjama’ah di rumah pun baik
- Baca atau kirimkanlah ayat serta hadist kepada sahabat dan keluarga kita, sebagai hadiah di pagi hari.
- Usahakan membaca satu atau dua halaman Sirah Nabawiyah di pagi hari untuk menambah kecintaan dan keshidiqan kepada Rasulullah yang namanya selalu kita sebut dalam dua kalimat syahadat
- Ucapkanlah bismillaahittawakaltu’alallaahi laa lawla wa laa quwwata illa billahi, dengan nama Allah aku bertawakal (menggantungkan semua urusanku) hanya kepadaNya tidak ada kemampuan kecuali dengan izin Allah, sebelum beraktifitas.
- Usahakan tetap mendengar lantunan Al-Qur’an kemanapun kita pergi hari ini, baik dari alat elektronik maupun dengan menyenandungkan hafalan dan bacaan kita.
- Ucapkanlah berbagai macam doa sehari – hari. Bergantunglah kepada Allah dalam setiap urusan.
- Tunaikanlah shalat tepat waktu. Persiapkan dalam keadaan berwudhu minimal 15 menit sebelum adzan berkumandang. Rasakanlah setiap berkah yang dilimpahkan Allah kepada kita.
- Berwudhulah dengan sempurna. Perhatikanlah air yang menetes dari kulit wajah dan bagian-bagian tubuh kita. Saksikan dosa-dosa Anda bercucuran bersama tetesan air wudhu.
- Laksanakanlah shalat seakan – akan itu adalah shalat kita yang terakhir Hadapkan tubuh lurus ke arah Ka’bah Baitullah. Tundukkanlah jiwa kita di hadapan Allah, Sang Pencipta dan Pemelihara Hidup kita. Ejalah satu per satu bacaan shalat dengan kerendahan hati dan kehinaan diri di hadapan Allah.
- Lakukanlah puasa sunnah sebanyak mungkin, karena Allah langsung mengabulkan do’a orang yang berpuasa. Sedangkan doa adalah senjata utama bagi seorang mukmin,
- Berinfaq dan bershadaqahlah. Harta yang kita miliki sepenuhnya adalah hak Allah. Jadi, gunakanlah sesuai kehendak pemiliknya yang sejati. Perbanyaklah infaq dan shadaqah untuk menunjukkan kepada Allah, bahwa harta yang ada pada kita sama sekali tidak mengganggu kesadaran kita, ” Bahwa ini semua milik Engkau ya Allah.”
- Bergaul serta bersahabatlah sebanyak dan sesering mungkin dengan orang-orang shaleh. Dahulukan iman, ibadah, ilmu dan amal shalih sebagai kriteria kita dalam memilih teman apalagi sahabat karib.
KUMPULAN TIPS KECANTIKAN
Maksimal Menggunakan Parfum
» Selengkapnya: Maksimal Menggunakan Parfum
Bersihkan Wajah dengan Benar
» Selengkapnya: Bersihkan Wajah dengan Benar
Solusi Masalah Rambut Anda
» Selengkapnya: Solusi Masalah Rambut Anda
Teknik Rias Mata Indah
» Selengkapnya: Teknik Rias Mata Indah
Tampil Cantik Namun Tetap Hemat
» Selengkapnya: Tampil Cantik Namun Tetap Hemat
Mata Indah Mempesona
» Selengkapnya: Mata Indah Mempesona
Kulit Cantik Berkat Olahraga
» Selengkapnya: Kulit Cantik Berkat Olahraga
Trik Make Up agar Terlihat Cantik dan Muda
» Selengkapnya: Trik Make Up agar Terlihat Cantik dan Muda
Cegah Bibir Kering dan Pecah
» Selengkapnya: Cegah Bibir Kering dan Pecah
Tips Awet Muda
» Selengkapnya: Tips Awet Muda
Coklat untuk Kecantikan
» Selengkapnya: Coklat untuk Kecantikan
Atasi Jerawat dengan Madu dan Jeruk Nipis
» Selengkapnya: Atasi Jerawat dengan Madu dan Jeruk Nipis
Tips Memilih Tabir Surya yang Tepat
» Selengkapnya: Tips Memilih Tabir Surya yang Tepat
Tips Mencegah Jerawat
» Selengkapnya: Tips Mencegah Jerawat
Cantik dengan Strawberry
» Selengkapnya: Cantik dengan Strawberry
Mandi dengan Shower Mempercantik Wajah
» Selengkapnya: Mandi dengan Shower Mempercantik Wajah
KIAT SUKSES UNTUK GURU PEMBIMBING DALAM PELAKSANAAN UN
Kiat Sukses untuk Guru Pembimbing
Setiap tahun pelaksanaan UN memang selalu menjadi pembicaraan hangat bahkan kontroversi karena masih terdapat tindak kecurangan atau penyelewengan dalam pelaksaanaan UN, misalnya jual-beli soal atau jawaban yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Polemik makin berkepanjangan ketika banyak siswa yang tidak lulus UN, apalagi siswa-siswa yang tidak lulus tersebut adalah siswa-siswa yang berprestasi di sekolahnya.
Nilai UN yang dijadikan sebagai kunci apakah siswa lulus atau tidak setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun memang menjadi hal yang dilematis bagi sekolah dan dinas yang terkait. Di satu sisi, ini merupakan sebuah program dalam meningkatkan kualitas kompetensi lulusan. Namun, di sisi lain, bila input siswa yang dimiliki kemampuannya minim, ditambah fasilitas yang kurang memadai dan kondisi-kondisi lainnya yang kurang menunjang untuk peningkatan kualitas siswanya, maka kekhawatiran akan hasil UN yang mengakibatkan banyaknya siswa tidak lulus adalah sangat beralasan.
Banyaknya siswa yang tidak lulus akan memengaruhi kredibilitas sekolah di mata masyarakat yang akan berdampak pada menurunnya minat orang tua menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Alhasil sekolah pun harus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan hasil UN. Di antara sekian strategi yang bisa dilakukan adalah, pertama, meningkatkan motivasi siswa. Motivasi adalah dorongan yang ada dalam diri seeorang. Bila seseorang memiliki motivasi tinggi maka seberat apa pun tantangan yang ada di hadapannya akan mampu ia atasi. Karena itu, menumbuhkan motivasi yang tinggi di siswa adalah langkah awal yang harus dilakukan.
Tentu saja tidak mudah untuk menumbuhkan motivasi atau gairah belajar yang tinggi di siswa ini. Diperlukan pendekatan khusus, mungkin bisa dimulai dengan pengklasifikasian siswa dari siswa yang memiliki high motivation sampai yang low motivation, lalu dibuat progress report-nya.
Lakukan proses penanganan per siswa, terutama yang memiliki motivasi belajar kurang sampai kemudian motivasi belajarnya itu muncul. Pendekatan psikologis secara personal di luar jam pelajaran dengan suasana yang rileks dan nyaman perlu dilakukan sehingga ada kedekatan dan keterbukaan antara siswa dan guru.
Strategi kedua, mengubah sistem pembelajaran. Sistem pembelajaran dalam menghadapi UN tentu saja harus berbeda dengan sistem pembelajaran sehari-hari. Selain pemberian materi juga diadakan pembahasan soal-soal, bahkan setiap akhir minggu atau akhir bulan sebaiknya dilakukan try out untuk mengukur sampai di mana kompetensi yang telah dikuasai siswa.
Pembelajaran akan lebih mudah kalau menggunakan sistem kerja tim untuk guru dan sistem kelompok belajar untuk siswa. Kelompok siswa ditentukan oleh nilai hasil try out. Siswa yang mendapat nilai di atas standar disatu-kelompokkan dan yang kurang dibuat kelompok yang lain. Dampak negatifnya siswa yang dalam kelompok kurang akan merasa tersisih, tapi ini bisa disiasati dengan memberikan dukungan dan motivasi bahwa mereka mampu dan mereka pun dituntut untuk masuk ke kelompok yang mendapat nilai bagus. Pembuatan kelompok ini dilakukan untuk mempermudah pembahasan terhadap materi pelajaran yang tidak di kuasai siswa.
Ketiga, meminta dukungan dari orang tua siswa. Sekolah harus terus berkoordinasi dengan orang tua mengenai program-program dalam mempersiapkan UN. Diharapkan partisipasi orang tua secara aktif dalam membantu anak-anaknya terutama dalam pemberian motivasi dan pengawasan belajar di rumah.
Keempat, berdoa. Doa merupakan perwujudan permohonan seseorang kepada Allah agar diberi kemudahan. Efek dari doa juga melahirkan ketenangan dan ketawakalan. Ini penting karena dalam persiapan dan pelaksaan UN kondisi ketenangan berpengaruh dalam proses pengisian soal. Karena itu, dorong siswa agar lebih memperbanyak doa.
Mudah-mudahan dengan langkah-langkah di atas pelaksanaan UN memberikan pelajaran yang berharga bagi siswa, tidak hanya mendapat nilai yang sesuai dengan standar kelulusan, tapi juga merasakan bagaimana sikap harus bekerja keras untuk memperoleh sesuatu dan juga meningkatkan sikap takwa.
Terlepas dari itu, menurut penulis sebaiknya kelulusan seorang siswa tidak hanya ditentukan oleh nilai UN yang hanya diwakili oleh beberapa mata pelajaran. Alangkah lebih baiknya kalau kelulusan ditentukan melalui beberapa indikator, di antaranya hasil nilai UN, nilai rata-rata akhir semua mata pelajaran, prestasi ekstrakurikuler, dan sikap siswa baik secara mental maupun perilaku. Semoga pendidikan kita bisa menjadi lebih baik di masa yang akan datang.
Oleh : Dra. Eva Fauziah Dewanti dan Drs. Asep Dewanto, SH
TIPS HIDUP SEHAT
Enyahkan rokok, rajinlah berolah raga, hindari makan makanan yang tidak sehat dan selalu memonitor lingkar pinggang.
Anda barangkali sudah sering mendengarkan nasihat tersebut. Di beberapa kesempatan seminar atau ceramah tentang cara hidup sehat pasti akan disinggung empat tip tersebut. Beberapa diantara kita memang sudah dengan disiplin melaksanakannya namun tidak sedikit yang mengabaikan.
Tahukah anda bahwa jika anda melaksanakan keempat tip tersebut dengan disiplin maka anda akan terhindar dari faktor resiko menderita penyakit khronis yang mematikan sebanyak 80%?
Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa mereka yang menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya akan terhindar dari beberapa penyakit khronis seperti kanker, diabetes dan penyakit jantung.
Penelitian terakhir di lakukan di Jerman dengan mengampil sampel sebanyak 23.513 orang dewasa yang berusia antara 35 sampai 65 tahun. Penelitian dimulai pada pertengahan tahun 90an. Faktor yang diperhatikan termasuk berat badan dan tinggi badan, riwayat penyakit sebelumnya, serta makanan yang mereka konsumsi.
Empat pola hidup sehat yang mereka harus ikuti selama delapan tahun penelitian adalah :
- Tidak merokok.
- Berolah raga sekurang kurangnya 3,5 jam per mingu.
- Menjaga body mass index (BMI) kurang dari 30
- Konsumsi makanan sehat seperti buah buahan, sayur mayur, roti dan mengurangi daging.
Setelah penelitian berjalan, sebagian besar responden hanya melakukan salah satu dari empat kebiasaan tersebut dan hanya 9% yang melaksakan ke empat empatnya.
Setelah mengubah pola hidup yang berpengaruh pada terjadinya penyakit, para peneliti menyimpulkan bahwa mereka yang mengikuti keempat pola hidup sehat tersebut akan menurunkan resiko menderita penyakit khronis sebanyak 78%. Rinciannya sebagai berikut :
- Resiko menderita penyakit diabetes tipe 2 menurun sebanyak 93%.
- Resiko menderita penyakit jantung menurun sebanyak 81%.
- Resiko menderita stroke menurun sebanyak 50%.
- Resiko menderita kanker menurun sebanyak 36%.
Penelitian ini juga menyebutkan bahwa semakin muda kebiasaan ini dilakukan maka hasil yang dicapai akan semakin memuaskan. Jadi kalau anda ingin senantiasa sehat, segera lakukan keempat tips diatas.
Sumber : Archives of Internal Medicine
Syarat pribadi guru pembimbing
Petugas bimbingan sebagai pribadi harus mampu menampilkan jatidirinya secara utuh, tepat, dan berarti serta membangun hubungan antarpribadi (interpersonal) yang unik dan harmonis, dinamis, persuasif dan kreatif sehingga menjadi motor penggerak keberhasilan layanan bimbingan dan konseling. Corey (1986: 358-361), menyatakan "alat yang paling penting untuk dipakai dalam pekerjaan seorang petugas bimbingan adalah dirinya sendiri sebagai pribadi (ourself as a person). Pada bagian lain dari tulisannya itu, ia tidak ragu-ragu mengatakan bahwa "...para konselor hendaknya mengalami sebagai klien pada suatu saat, karena pengenalan terhadap diri sendiri bisa menaikkan tingkat kesadaran (self-awareness).
Apabila petugas bimbingan hanya menjadi reflektor perasaan, pengamat netral yang membuat penafsiran atau sebagai pribadi yang bersembunyi dibalik keamanan dari peran yang dimainkannya, ia tidak mungkin mengharapkan klien untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Ia harus bertindak dan sekaligus sebagai model bagi kliennya. Ia menampilkan dirinya apa adanya, terbuka, dan terlibat dalam penyingkapan diri yang layak dan fasilitatif sehingga dapat mendorong klien menyatukan sifat-sifat yang sama ke dalam dirinya.
Lebih jauh Corey (1991) menyatakan kalau petugas bimbingan hanya bertumpu pada keterampilan profesional dan meninggalkan diri pribadinya, maka kegiatan-kegiatan bimbingan dan konseling akan menjadi mandul, sedangkan Tyler (1969) menekankan bahwa kompetensi intelektual, stabilitas emosi, sikap menerima dan mengerti merupakan ciri-ciri yang harus ada pada petugas bimbingan. George & Christiani dalam Yusuf (1995: 108), mengemukakan ciri-ciri petugas bimbingan yang efektif, yakni: (1) membuka diri dan menerima pengalaman sendiri; (2) menyadari akan nilai dan pendapatnya sendiri; (3) dapat membina hubungan yang hangat dan mendalam dengan orang lain; (4) bisa membiarkan diri sendiri dilihat orang lain sebagaimana adanya; (5) menerima tanggung jawab pribadi dari perilakunya sendiri; dan (6) mengembangkan tingkat aspirasi yang realistik.
Dari berbagai uraian di atas dapat disimpulkan bahwa seorang petugas bimbingan dalam interrelasinya dengan siswa haruslah "menghadirkan" dirinya sebagai pribadi dan menyenangi pekerjaannya. Ia berfungsi sebagai instrumen katalisator dan agen-agen pembangkit kesadaran serta pertumbuhan klien.
tips membersihkan 5 hal negatif dalam pacaran
up-and-down. Hal tersebut wajar. Namun, sering berantem atau merasa jenuh bisa menjadi tanda hubungan Anda sudah harus ‘dibersihkan’, agar tidak semakin berkembang menjadi suatu hal yang semakin membesar dan bermuara pada perpisahan. Berikut ini adalah Tips membersihkan hal-hal negatif dalam hubungan cinta Anda:
1. Bohong. Saat si dia mengajak makan di restoran india favoritnya, Anda ikut saja tanpa bilang Anda tidak suka masakan india. Ketika ditanya komentarnya pun, dengan semangat Anda bilang, “Enak kok!”. Padahal dalam hati berharap si dia tidak akan mengajak lagi ke restoran tersebut. Perlu diketahui, bahwa berbohong terus-menerus bisa jadi bom waktu. Tips : Kebohongan paling tepat dibersihkan dengan kejuran. Mungkin saja awalnya Anda menuruti permintaan si dia karena tidak tega menolak. Tapi kalau selalu menutupi satu kebohongan dengan kebohongan lain, akan lebih menyusahkan Anda. Jangan takut untuk mengatakan apa adanya. Siapa tahu dia justru menghargai pendapat dan kejujuran Anda, dan disitu Anda dan pasangan mulai belajar untuk berkompromi satu sama lain.
2. Egois. Salah satu kunci keberhasilan pacaran adalah saling pengertian. Namun seringkali Anda sulit menahan diri untuk tidak bersikap egois. Hal tersebut sangat manusiawi, setiap orang pasti berharap keinginannya selalu dituruti, sekalipun hanya hal kecil. Tips : Perlu diingat, hubungan pacaran dijalani berdua. Jadi tidak bisa, Anda terus menerus menuntut tanpa tmbal balik. Untuk menghilangkan sikap egois, ketika setiap kali Anda mulai menang sendiri, cobalah untuk memposisikan Anda di tempatnya (berempati). Siapa tahu sebenarnya, saat Anda mengajaknya nonton, si dia tidak suka film pilihan Anda. Anda tentu juga tidak rela kan, kalau dipaksa menikmati film yang tidak Anda suka.
3. Curiga. Ada telepon dari seorang cewek yang berdering di HP cowok Anda, Anda langsung mengiterogasinya. Pas teman-teman kuliah mengajak reuni, Anda menyusun rencana untuk membuntutinya. Giliran ketahuan, Anda justru balik marah-marah dan menuduhnya paranoid. Padahal bisa saja kan, cewek yang sering telepon itu adalah saudara atau teman kantornya. Tips : Kalau memang selama ini si dia terbukti setia, kenapa juga Anda terus memendam kecurigaan? Terkadang curiga justru memicu pasangan berbuat nakal. Bisa saja, si dia berpikir karena selalu dicurigai, sekalian saja berbuat curang. Makanya pertebal kepercayaan Anda pada si dia. Yakinlah, kalau dia merasa dipercaya, si dia juga tidak akan berbuat macam-macam.
4. Posesif. Dalam sebulan, Anda bisa menghabiskan pulsa ratusan ribu hanya untuk mengirim SMS dan menelpon si dia. Bagaimana tidak boros, hampir setengah jam sekali Anda menanyakan kabar dan posisi si dia saat ini. Tidak hanya itu, Anda pun harus selalu tahu jadwal kegiatan si dia setiap harinya. Tidak sampai di situ. Ketika Anda tahu dia dan teman ceweknya sering berkirim e-mail atau pesan di facebook, Anda langsung cemburu. Intinya, tidak boleh ada orang lain yang masuk dalam kehidupan si dia selain Anda! Tips : Pasangan yang sudah menikah saja masih mempunyai kehidupan masing-masing, apalagi Anda dan si dia yang belum terikat pernikahan. Menjalin hubungan bukan berarti Anda melarang menjalani kehidupan lain di luar pacaran. Bukannya lebih nyaman kalai hubungan dengan pacar, keluarga dan teman-temannya sama-sama berjalan dengan baik? Jadi tidak ada alasan untuk terlalu posesif. Ingat kata pepatah : “Cinta itu bagaikan butiran pasir, semakin digenggam, semakin banyak yang jatuh”.
5. Flirting. Yang namanya manusia memang tidak pernah merasa puas. Dikasih sepotong kue, minta seloyang. Sudah punya pacar cakep, baik dan setia, masih saja melirih cewek lain. Sekedar melirik dan mengagumi sih wajar, tapi kalau sudah mengeluarkan jurus-jurus menggoda, hati-hati! Kalau tidak dikontrol, flirting yang awalnya hanya untuk iseng, bisa berlanjut ke selingkuh. Apalagi kalau lawan jenis yang Anda goda menanggapi, wah bisa berantakan hubungan Anda. Tips : Bohong bila cewek/cowok setelah punya pasangan jadi berhenti mengagumi lawan jenisnya. Kagum dan sedikit flirting masih sah-sah saja, selama Anda cerdas melakukannya. Artinya jangan menggoda lawan jenis lain saat bersama dengan pacar Anda. Dan satu hal lagi, tetap ingat batasan!